Informasi Tempat Banjir di Bali

Bali selama ini dikenal sebagai pulau dengan krindahan alam yang luar biasa, pantai, sawah, hingga budaya yang mendunia. Namun, dalam beberapa tahun terkahir, khususnya 2024-2025, muncul satu isu yang makin sering diberitakan Banjir yang Semakin Parah dan Meluas


Wilayah yang Paling Terdampak

Denpasar

Sebagai pusat kota Bali, Denpasar menjadi salah satu wilayah dengan risiko banjir tertinggi.
Pada 2025, terjad banjir besar yang disebut sebagai yang terparah dalam satu dekade terakhir.

  • Ketinggian air mencapai lebih dari 1 meter
  • Ratusan warga harus mengungsi
  • Aktivitas kota lumpuh di beberapa titik

Hal ini menunjukkan bahwa sistem drainase kota sudah kewalahan menghadapi curah hujan ekstrem.


Kuta dan canggu

Kedua area ini merupakan destinasi favorit wisatawan, namun juga termasuk daerah rawan bajir.

  • Jalanan bisa berubah menjadi genangan besar saat hujan deras
  • Air sulit surut karena kontur tanah yang rendah
  • Perkembangan pembangunan yang pesat memperparah kondisi

Ubud

Berbeda dengan daerah pantai, Ubud menghadapi risiko:

  • Banjir
  • Tanah Longsor

Beberapa kejadian bahkan menyebabkan kerusakan bangunan dan area sekitar sungai


Kenapa Banjir di Bali semakin Parah?

Berdasarkan berbagai laporan, ada beberapa faktor utama

  1. Curah Hujan Ekstrem
    Musim hujan di Bali kini cenderung lebih intens dan tidak menentu.
  2. Pembangunan Berlebihan
    Alih fungsi lahan dari sawah menjadi villa, hotel, dan bangunan komersial mengurangi kemampuan tanah menyerap air.
  3. Sistem Drainase Terbatas
    Di beberapa area, saluran air tidak mampu menampung volume air yang besar dalam waktu singkat.
  4. Berkurangnya Area Hijau
    Hutan dan lahan terbuka semakin berkurang, sehingga aliran air menjadi tidak terkendali
  5. Masalah Sampah
    Sampah menyumbat saluran air dan sungai, Air tidak bisa mengalir dengan lancar dan saat hujan deras air lansung meluap ke jalan dan permukiman.

Kesimpulan

Secara umum, daerah yang sering mengalami banjir di Bali cenderung merupakan wilayah dataran rendah. Oleh karena itu, sebelum pergi ke Bali, penting untuk mengecek terlebih dahulu apakah sedang musim hujan atau musim kemarau.

  • Jika musim kemarau, kondisi relatif lebih aman
  • Namun jika musim hujan, disarankan untuk lebih tinggi dan jauh dari risiko banjir

Dengan perencanaan yang tepat, kamu tetap bisa menikmati Bali dengan nyaman dan aman.

Join The Discussion